Minggu, 09 Desember 2012

Menebak berapa lama seseorang duduk di atas motor


Seperti kata Sir Dandy, Jakarta itu adalah Motor City. Ada begitu banyak pengendara sepeda motor di Jakarta sampe-sampe rasanya jalanan ini sumpek banget sama motor. Tapi mau gimana dong, kayaknya kalo kamu mau cepet sampe tujuan di Jakarta, kamu emang harus naik motor. Nah, karena permasalahan sepeda motor dan macet ini memang sulit diatasi, mendingan kamu belajar sebuah skill baru dari fenomena ini. Skill apakah itu? Hari ini MBDC akan mengajarkan kamu cara menebak berapa lama kira-kira seseorang sudah berada di atas motor, dilihat dari posisi duduknya! Mari kita pelajari bersama!

Posisi Duduk Tegap, Kaki Rapat

Perkiraan Durasi di Atas Motor: 5 – 15 menit.
Ini sih masih baru. Masih seger, masih kuat. Otak juga masih cerah. Posisi duduk yang tegap dan kaki yang rapat menggambarkan bahwa orang ini masih menjaga konsentrasinya dengan baik.

Posisi Duduk Ngangkang


Perkiraan Durasi di Atas Motor: 20 – 45 menit.
Nah, ini udah mulai capek nih. Selangkangan mulai geli dan keringetan, kaki juga udah mulai capek. Posisi ini menandakan bahwa si pengendara motor berusaha rileks, untuk meregangkan otot-ototnya yang sedari tadi sudah tegang.

Posisi Pantat Mengsle

Perkiraan Durasi di Atas Motor: Di atas 45 menit.
Nah ini udah capek banget nih. Pantat udah kesemutan dan mati rasa, kaki super capek, dan rasanya udah pengen turun aja dari motor. Ini dapat dilihat jelas dari posisi pantat yang mengsle. Pantatnya aja udah pengen turun duluan dari motor. Waspadalah menjumpai orang yang posisi duduknya sudah seperti ini. Biasanya nyetir motornya udah beringas nih.
Demikianlah. Mudah-mudahan berguna bagi kehidupan sosial kamu. Selamat mencoba dan mempraktekkan langsung di jalan.

Latihan senyum kepada orang lain


Tapi senyum kepada orang random yang gak kamukenal ini butuh skill tersendiri loh.Banyak yang sulit melakukannya karena sering merasa gak nyaman, tengsin, takut dicuekin, dan sejenisnya.Bagaikan skill lompat indah, pastinya kamu harus sering-sering latihan dulu. Ada langkah-langkahnya tersendiri tentunya!

Langkah Pertama:

Senyumlah pada dirimu sendiri di depan cermin saat kamu bangun pagi. Loh tadi katanya senyum sama orang yang gak dikenal? Yak memang benar, kamu bisa memulainya dengan latihan senyum pada diri sendiri karena sering terjadi, kamu tidak mengenali dirimu sendiri! Nah lo nah lo!

Langkah Kedua:

Latihan senyum pada semua penyedia jasa yang kamu temui hari ini. Sopir metromini, tukang nasi uduk, mbak-mbak yang jaga pintu tol, satpam sekolahan, OB kantor, semuanya tanpa kecuali!

Langkah Ketiga:

Senyumlah pada orang random yang duduk di sebelahmu saat kamu lagi di angkot, di halte, ngantri ATM, atau kepada orang di mobil sebelah pas kamu lagi nunggu lampu merah.

Langkah Keempat:

Mulai arahkan target senyumanmu pada orang-orang random yang terlihat murung. Tampilkan senyum penuh empati, kalau perlu datangilah orang itu dan tawarkan bahumu sebagai tempat sandaran. Mari berbagi kebaikan sederhana!

Langkah Kelima:

Senyumlah tanpa pandang bulu. Kala kamu sudah menguasai keempat langkah di atas, kamu bisa menciptakan “Hari Senyum” di dalam agenda mingguanmu. Di hari itu, pokoknya kamu harus senyum pada semua orang, baik dikenal mau pun tidak. Percayalah, kadar kekeceanmu akan naik 100% di hari itu. Mungkin beberapa orang akan menganggap kamu aneh, bahkan gila, tapi kami yakin, pasti lebih banyak lagi yang menganggap kamu kece.
Nah, udah berapa kali kamu disenyumin orang yang tidak kamu kenal hari ini? Apakah kamu senyum balik?

Cara menikmati nasi padang


Makan nasi padang dibungkus memang memiliki kenikmatan tersendiri: Selain nasinya lebih banyak, nasi padang yang dibungkus membuat bumbu-bumbu masakan padang lebih meresap ke nasi dan demikian membuat rasa makanan tersebut lebih enak.
Nah, tapi bagaimana cara maksimal menikmati nasi padang yang dibungkus? Kalo kamu sampe salah, bisa-bisa pengalaman kamu kurang maksimal loh! Maka dari itu, ada baiknya kamu baca dulu tutorial ini!

1. Membuka Bungkus Nasi Padang

Kamu pasti berpikir, buka ya buka aja, ribet amat. Salah! Ketidakpahaman membuka bungkus nasi padang secara benar bisa berakibat nasi padang kamu berceceran dan tidak sedap dipandang. Oleh karena itu, pastikan kamu mengikuti poin-poin berikut.
Langkah 1: Letakkan Bungkus Nasi Padang di Atas Piring

Tujuannya agar minyak dari kuah nasi padang tidak merembes ke meja kamu. Kan geli.
Langkah 2: Berdirikan Posisi Bungkusan

Ini adalah posisi penting dalam membuka bungkus nasi padang, karena ini adalah “puncak” dari nasi padang tersebut.
Langkah 3: Buka Karet

Cara mudahnya sih tarik aja ke samping, lalu ke bawah. Nah, kalau sudah, harusnya sekarang bungkus Nasi Padang kamu siap dibuka.
Langkah 4: Buka Bungkus Nasi Padang Sesuai Lipatan

Uda-uda penjual nasi padang itu membungkus nasi mereka dengan aturan khusus. Nah, saat membuka bungkusan, pastikan kamu tidak geratakan dan dengan hati-hati membuka bungkusan nasi tersebut, mengikuti alur lipatannya.
Langkah 5: Biarkan Nasi Jatuh Perlahan Secara Menyamping. 

Ingat, harus pelan-pelan. Kalau terlalu cepat, nanti banyak nasi yang bercecer. Nah, kalau sudah begini, Nasi Padang kamu sudah siap dinikmati.

2. Menikmati Nasi Padang

Banyak orang bilang bahwa kalau kamu mau menikmati nasi padang secara maksimal, kamu harus makan pakai tangan langsung, bukan pakai sendok. MBDC cukup setuju, karena memang sensasi nasi dan kuah gulai menempel di tangan itu tiada duanya. Namun bagaimanapun, ada beberapa menu masakan padang yang gak papa juga jika dinikmati pakai sendok, seperti misalnya:
  1. Rendang
  2. Kikil
  3. Daging cincang
Tapi, kalau menu yang kamu pilih adalah ayam atau ikan, maka haram hukumnya menggunakan sendok! Kamu harus pakai tangan! Berikut adalah langkah-langkah menikmati nasi padang kamu.
Langkah 1: Naikkan Satu Kaki Kamu ke Kursi.

Ini penting untuk perasaan merakyat dan kenikmatan pribadi. Jangan tanya alasannya kenapa. MBDC juga gak tahu.
Langkah 2: ‘Ratakan’ Nasi Padang Kamu

Nasi padang kamu sebelumnya posisinya pasti masih terlalu “lonjong”. Buatlah nasi padang kamu jadi bentuk normal yang biasa dimakan manusia.
Langkah 3: Santap!

Langsung aja makan!!
Nah, demikianlah tutorial dari MBDC. Mudah-mudahan, setelah ini kamu bisa menikmati nasi padang bungkusan kamu secara maksimal ya. Selamat makan siang!

Tingkat kedewasaan Dilihat dari minumannya

Apa sih minuman favorit kamu? Kalau kamu suka asal-asalan pilih minuman saatnya kamu pikirkan lagi, karena ternyata pilihan minuman itu bisa menunjukkan tingkat kedewasaan kamu lho! Supaya berikut-berikutnya kamu gak salah pilih minuman lagi dan dikira lebih tua/lebih muda dari seharusnya, hari ini MBDC akan mengajarkan kamu sebuah hal yang sungguh penting: Tingkat kedewasaan seseorang dilihat dari minumannya!

1. Susu

Pecinta susu ini biasanya susah dewasa, karena mereka hobi mengenang masa kecil. Kalau kamu tipe yang selalu mencampurkan semua dengan susu, mungkin saatnya kamu move on dari masa kecil. Makan sereal pake susu, kopi pake susu, teh juga pake susu,  bisa jadi kamu selalu mencoba bawa kenangan masa kecil ke mana pun. Terlalu inget masa-masa menyusui mungkin ya? Atau emang dasar suka nyusu aja? Hussh.

2. Bir

Para pencinta bir ini biasanya adalah orang-orang yang lebih bebas dan mau terus tetap terlihat muda. Orang yang hobi minum bir seperti mau terlihat tetap seperti anak-anak ABG yang biasa nongkrong di Sevel atau Circle K. Nah, kalau kamu lihat om-om yang udah botak atau nenek-nenek yang masih kuat ngebir, artinya mereka (berusaha) berjiwa muda selalu!

3. Cocktail

Minuman ini biasanya dipilih sama cewek-cewek karena nggak terlalu berat, tapi gak jarang cowok juga suka minuman ini. Pecinta cocktail biasanya mereka yang mau dianggap lebih dewasa daripada umurnya dan nampak anggun. Misalnya mereka baru 21 tahun, tapi kalau mereka minum Martini mereka bisa terlihat seperti 34 tahun! Nah, berdasarkan teori ini, bisa diduga bahwa Nikita Willy adalah pecinta berat cocktail!

4. Jus Jeruk

Pecinta jus jeruk (atau jus lain berwarna kekuningan) biasanya punya jiwa sportif yang tinggi dan mereka biasanya tergolong yang bijaksana di antara teman-temannya. Mereka gak suka berada dalam situasi drama atau konflik, jadi mereka mau jadi penengah. Tingkat kedewasaan pecinta jus jeruk bisa terlihat juga kalau berada di tengah cat fight atau tawuran, kadang mereka rela lho jadi korban supaya suasana tetap damai tentram aman dan bahagia. Lho kenapa bisa gitu? Karena dia sungguh sportif!!

5. Wedang Jahe

Kalau pecinta minuman ini biasanya sudah terlihat jelas umurnya. Kedinginan dikit mau wedang jahe, agak pegel dikit minum wedang jahe, bahkan kalau lagi nongkrong bareng di kafe mereka pilih wedang jahe. Apapun makananannya, minumannya wedang jahe. Nah, biasanya sih yang sering minum wedang jahe ini orangnya sering masuk angin gitu deh. Trus di tasnya selalu sedia koyo gitu. Pokoknya tua deh. Tua lho ya, belum tentu dewasa.
Yah gitu deh kurang lebih. Apa minuman favorit kamu?

Karakter pendengar musik dalam perjalanan

Jenis Musik Dalam Perjalanan & Karakter Pendengarnya

9th Dec 12. Posted in Artikel, Slideshow.

Buat kamu yang suka berkelana, entah naik motor, mobil, bus, kereta, pesawat, atau apapun, kamu pasti punya teman akrab dalam perjalanan. Untuk yang naik kendaraan umum, opsinya lebih banyak sih, kamu bisa aja main sudoku, baca buku, ngupil, atau main Rubik’s Cube.
Kalau kamu naik motor atau mobil, biasanya teman yang paling setia menemani tidak lain dan tidak bukan adalah lagu. Bisa dari mp3 player, kaset, CD, dan sebagainya. Nah di artikel ini MBDC akan memberi kamu pengetahuan tentang karakter seseorang berdasarkan jenis musik yang Ia dengarkan dalam perjalanan.

1. Metal

Musik metal adalah musik ‘keras’. Meskipun metal sangat beragam jenisnya, tapi sebagian besar musik metal menyuguhkan lagu-lagu bertempo cepat dan bersemangat. Orang yang mendengarkan musik metal dalam perjalanan melambangkan semangat yang membara dalam hatinya. Selain bersemangat, orang ini juga merupakan orang yang berjiwa keras. Nggak sensitif gitu maksudnya.

2. Jazz

Sejak beberapa tahun terakhir, musik jazz mulai populer di kalangan muda-mudi Indonesia. Banyak band-band beraliran jazz yang bermunculan dan musik mereka laku keras di industri musik Indonesia. Sayang, jazz di Indonesia sangat kental nuansa glamornya. Padahal kalo kita telusuri roots dari musik jazz, jazz ini tuh keroncong-nya New Orleans, USA.
Orang yang suka dengerin jazz dalam perjalanan itu adalah tipikal pemikir dan perasa. Suka mikirin nasib gitu. Pendengar musik jazz juga sangat mudah menyesuaikan diri dengan keadaan. Kalo lagi seneng, dengerin swing. Kalo lagi sedih, dengerin bossa nova.

3. Punk

Siapa bilang punk sudah mati? Masih banyak aliran-aliran yang berasal dari roots punk. Dengan beat yang bersemangat, musik punk seolah menjadi ‘batre cadangan’ bagi para penikmatnya. Setiap mereka mendengar musik punk, mereka akan kembali bersemangat.
Dengan semangat DIY (Daerah Istimewa Yogyakarta, eh, Do It Yourself) mereka yang tersohor itu, orang yang mendengarkan musik punk dalam perjalanan biasanya merupakan pribadi yang mandiri. Meskipun sama-sama bersemangat, musik punk berbeda dengan musik metal. Musik metal lebih kental suasana ‘dark’nya, kadang terdengar lebih ‘jahat’. Sedangkan punk menawarkan lirik lirik yang akrab dengan kehidupan kita sehari hari.

4. Reggae

Siapa yang tidak kenal reggae. Musik yang diperkenalkan kepada banyak orang oleh Robert Nesta Marley alias Bob Marley ini sudah membahana di seluruh penjuru dunia sejak dulu dan sampai sekarang.
Musik reggae memiliki sihir tersendiri bagi para penikmatnya. Rasa tenang dan damai akan terasa di dalam dada ketika mendengarkan genjrengan gitar dan bass line khas reggae. Orang yang mendengarkan musik reggae ini tentu saja memiliki karakter yang sangat tenang, cenderung pendiam dan cinta damai.
Kalau musik yang biasa kamu dengarkan dalam perjalanan apa? Share yuk di comment box!